Macam-Macam Pakan Ternak

Dari pakanlah keberhasilan beternak banyak ditentukan. Padahal, kalau kita lebih memahami macam-macam pakan ternak serta cara mengelolanya, hasil ternak bisa jauh lebih baik. Ternak tumbuh sehat, bobot cepat naik, dan masa panen pun bisa lebih cepat.


Jenis atau Macam-Macam Pakan Ternak

banyak bahan pakan yang sebenarnya mudah ditemukan di sekitar kita, seperti limbah pertanian, daun-daunan, atau sisa dapur rumah tangga, dapat digunakan sebagai pakan. Peternak yang menguasai jenis pakan ini mampu memenuhi kebutuhan ternak secara seimbang dan terukur, tanpa bergantung sepenuhnya pada pakan pabrikan yang harganya sering tidak stabil.


1. Pakan Hijauan

Contoh hijauan yang umum digunakan:

  • Rumput gajah

  • Rumput setaria

  • Daun turi

  • Daun lamtoro

Manfaat:
Mengandung serat tinggi yang membantu pencernaan. Memberi rasa kenyang dan menjaga kesehatan sistem pencernaan ternak.

Tips Lapangan:
Pak Budi dari Bantul menanam rumput gajah di belakang rumah. Dengan pengelolaan sederhana, rumput tersebut cukup untuk memberi makan 4 ekor sapi miliknya setiap hari tanpa perlu beli pakan tambahan dari luar.


2. Pakan Konsentrat

Contoh bahan konsentrat:

  • Dedak padi

  • Jagung giling

  • Bungkil kedelai

  • Tepung ikan

Manfaat:
Meningkatkan bobot ternak lebih cepat, sangat cocok untuk ayam pedaging atau sapi potong.


3. Pakan Fermentasi

Contoh pakan fermentasi:

  • Silase daun jagung

  • Jerami padi fermentasi

  • Campuran bekatul, tetes tebu, dan probiotik

Contoh Lapangan:
Peternak di Garut memanfaatkan kulit singkong dan sisa jagung.


4. Pakan Tambahan (Suplemen)

Contoh suplemen:

  • Premix vitamin untuk pertumbuhan

  • Garam mineral (batu garam)

  • Probiotik cair untuk sistem pencernaan

Fungsi:
Meningkatkan imunitas, mencegah penyakit, dan mendukung pertumbuhan optimal.


5. Pakan dari Limbah Pertanian dan Industri

Contoh limbah yang bisa digunakan:

  • Ampas tahu

  • Bungkil kelapa

  • Jerami padi

  • Kulit kacang tanah


6. Pakan Komplit (Complete Feed)

Contoh:

  • Pellet untuk ayam petelur

  • Pakan sapi komplit kemasan

Keunggulan:
Lebih praktis dan tidak perlu racikan sendiri.


Contoh Penerapan Jenis Bahan Pakan Ternak di Lapangan

Pak Haris, peternak kambing di Trenggalek, dulu hanya mengandalkan rumput liar dan daun singkong. Setelah belajar membuat pakan fermentasi dari dedak, ampas tahu, dan tetes tebu, produktivitas kambingnya meningkat pesat. Kambing lebih cepat besar, dan bulunya mengkilap sehat.


Tips Memilih dan Mengelola Jenis Bahan Pakan Ternak

  • Perhatikan kandungan gizi: Sesuaikan dengan umur dan jenis ternak.

  • Gunakan kombinasi pakan: Campurkan hijauan, konsentrat, dan suplemen secara seimbang.

  • Hindari bahan yang rusak: Pakan busuk atau berjamur bisa membuat ternak sakit.

  • Simpan pakan dengan baik: Simpan di tempat kering dan tidak lembap.

  • Cacah bahan hijauan: Gunakan alat seperti mesin pencacah rumput dari EMBE Chopper untuk efisiensi kerja


Kesalahan dalam Memilih Jenis Bahan Pakan Ternak

  • Memberi pakan terlalu banyak sekaligus tanpa menyesuaikan kebutuhan ternak.

  • Tidak memperhitungkan kandungan nutrisi dari tiap bahan.

  • Mengandalkan satu jenis pakan saja tanpa variasi.


Penutup

sebenarnya banyak bahan pakan ternak yang mudah ditemukan di sekitar kita. Mulai dari rumput liar, daun-daunan, limbah pertanian, sampai ampas hasil industri rumahan seperti tahu dan kelapa. Sayangnya, banyak peternak yang belum memanfaatkan potensi ini.

Dengan sedikit inovasi dan pengetahuan, bahan-bahan ini dapat diubah menjadi pakan yang sangat bergizi melalui proses pencacahan, pencampuran, atau fermentasi.

Dengan sedikit inovasi, seperti membuat fermentasi sendiri atau memakai alat bantu seperti mesin pencacah, peternak desa bisa berproduksi lebih efisien.

👉 Ingin mencacah pakan dengan cepat dan rapi? Coba lihat produk mesin pencacah pakan dari EMBE Chopper.

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like these